
Pertandingan baru berjalan dua menit, Damir Kahriman sudah dipaksa berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari ancaman Alvaro Negredo. Pemain asal Sevilla tersebut kembali mengancam di menit 14 kala sundulannya masih melayang diatas gawang Kahriman.
Menit 26, Xabi Alonso nyaris mencetak gol dari jarak jauh seperti yang ia lakukan bersama Liverpool. Beruntung kali ini Serbia tidak menjadi korban berikutnya dari Alonso karena tendangannya masih berakhir tipis diatas gawang Serbia.
Tim tamu sebenarnya mampu unggul di menit 36. Dejan Lekic sukses menjebol gawang Iker Casillas setelah menerima umpan Aleksandar Kolarov. Namun sayang, Lekic sudah berada dalam posisi off-side.
Babak pertama tetap berakhir imbang tanpa gol setelah peluang terakhir lewat kaki Juanfran juga masih belum menemui hasil.
Di awal babak kedua, pelatih Vicente del Bosque menerapkan skema menarik di lini tengah. Ia mengganti Alonso dengan Benat Etxeberria untuk berduet dengan Bruno Soriano. Duet yang tak pernah terbayangkan sebelumnya, bukan?
Adrian Lopez harusnya bisa mencetak gol di menit 61. Mampu mengalahkan bek Serbia dalam adu sprint, tendangan pemain Atletico Madrid tersebut malah melebar.
Namun tiga menit kemudian, Adrian membuat fans Spanyol bergemuruh setelah ia mampu meneruskan umpan dari Jesus Navas yang bekerjasama dengan Benat. Ini merupakan gol pertama Adrian pada partai debutnya bersama Timnas Spanyol Senior.
Menit 74, Spanyol mampu menambah keunggulan. Kali ini lewat eksekusi penalti dari Santi Cazorla. Wasit Cyril Zimmermann terpaksa menunjuk titik putih setelah Branislav Ivanovic menjatuhkan Adrian di kotak penalti.
Hasil 2-0 tetap bertahan hingga akhir laga. Kemenangan ini tentu semakin membuat Del Bosque merasa yakin ia mampu membawa Spanyol mempertahankan gelar yang mereka raih pada 2008 silam.
Data Pertandingan:
Spanyol 2-0 Serbia (Adrian 64’, Cazorla 74’-pk)
0 komentar:
Posting Komentar